waktu aku lahir..........
semua berteriak "ehh.....bini'!!!"" (bahsa daerahku yang berarti perempuan)
mulut mungilku menangis, memberi salam pd mereka yang mendahuluiku....
aku diemong....di beri ASI dan dimanja....
semua mencubit gemez meliat tingkah lucuku....
sedang aku....
sebel banget!!!! emang ni pipi bakpau pa???
maen tarik-pencet-cubit gitu j!!!
bernjak umurku di atas balita,,
aku mulai sedikt mengerti tentang jasmaniku...
aku punya, sory, vagina....sebagai kerajaanku...yang harus ku jaga...
bentuk sikapku pun dihalau oleh doktrin budaya dan agamaku....
aku katanya harus BEDA dengan mereka yang tak punya "kerajaan" sperti milikku...
pikiranku, sikapku, jiwaku, dan gaya hidupku harus tak boleh sama...
aku hanya mengangguk karena aku anak penurut....
ternyata pikiran mereka merasuk ke dalam tindakan dan perilakku...
hebatnya mereka bisa menyetirku...
semua yang tak sama dengan penilaian mereka, aku katakan itu adalah kesalahan dan dosa...
terussssss.......ku jalani semuanya begitu sempurna..
sampai akhirnya aku sedikit tergeser dari pantauan mereka...
bergesernya penglihatan mereka dariku, membuat aku harus mandiri...
aku harus cari tahu sendiri apa itu kerajaanku, bagaimana kinerjanya, dan siapa saja yang boleh memasukinya....
aku pun harus tahu bagaimna hubungan diplomatiknya dengan kerajaan2 lain....dampak apa yang akan diberikan oleh kerajaanku pada duniaku, dunia dia, dan dunia mereka...
aku harus jeli melihat musuh2ku...
siapa yang berkompetisi akan mengangkat derajatku dan siapa yang bersyahwat menjatuhkanku lalu merusak kerajaanku, dan akhirnya semua dunia akan menghinaku!!!
tak kusangka dan benar2 tak kuduga...
begitu dahsyat implikasi yang diberi dan ditawarkan oleh kerajaanku...
aku tak boleh begitu-lah...tak boleh begini-lah, katanya sie karena tak sesuai dengan visi kerajaanku...
aku hanya boleh berada di tiga tempat, baru itu sesuai dengn fitrahku, yaitu kasur, sumur dan dapur...
hahhhh!!!! nafasku berdesah cape'...........
pa aku tak boleh duduk bersama kerajan2 yang tak sejenis untuk sama2 membangun kedamaian, membuat peradaban baru yang lebih berkualitas??
janganlah perbedaan menjadi jurang doung,,,,
jadikan ini sebagai elemen kunstruktif dalam hidup ini....
aku punya kerajaan yang penuh dengan kelembutan dan kaw.....punya kerajaan yang penuh dengan ketegasan...
sekali lagi, itu pun katanya... :)
tp untuk kebaikan bersama, kali ini bolehlah kita percaya,,, :)
Selasa, 22 Juni 2010
aku belajar dewasa
aku terjebak dalam permainan cinta...
aku juga terjebak dalam keindahan wajah dan sikap...
aku pikir aku bisa memahami prinsip seseorang dalam menjalani kepercayaanya dengan hanya melihat sikap, pemikiran dan aktivitasnya...
ternyata salah.....
inilah awal aku membuka kisah baru yang sangat tabu dalam hidupku...
hal yang kupikirkan tak kan terjadi dalam hidupku dan hanya akan menjadi teori belaka dalam sejarah hidupku...
tp,,,,sekrang semua telah menjadi realitas yang akan menjadi warna dalam hidupku..
aku gadis yang beranjak dewasa....
gadis lugu yang tak tahu akan kejamnya duniaku...
gadis yang tak mengerti siapa di samping kanan, kiri, depan, dan belakangku...
gadis polos yang hanya mengangguk ketika ditawari segenggam kasih sayang dan seteguk cinta dan cita dari para buaya jalanan yang berjubah "takwa" dan "iman"...
aku berteriak.....
hatiku melonglong, memberotak keputusan logikaku...
jiwaku menjerit menangisi kekalahannya pada nafsuku...
raut mukaku suram, asam, tak da sedikitpun kembang...
aku malu ketika ia berucap tak ada yang melihat kita....
aku malu pd DIA...
ia......dengan buasnya melahapku..
bodohnya aku, hanya diam..
tak menikmati juga tak menanggapi...
jelaslah klo suatu s't Tuhan menyalahkanku....
yp aku yakin....Tuhan tahu bagaimana posisiku waktu itu...
aku....wanita!!!!!
sekarang, aku mencoba tegas pada pilihanku.....
namun, aku pun tak mau menyakiti hati siapa pun apalagi mereka yang pernah membuatku tersenyum dalm ramai ataupun sepi...
sekrang, ku putuskan untuk hidup dalam naungan yang abadi...
naungan yang tak kan pernah ku rasakan kepanasan lg...
naungannya siapa lg klo bukan punya DIA sang Pemberi Naungan...
ntahlah, aku tak bersumpah!!!
pa mungkin setelah ini aku akan jd "santri"Mu...
namun aku pasti menjd budakMu sampai kpn pun Kaw mau,
klo dariku sie, Kaw pecat atau tidak, aku hanya punya satu tempat untuk berbalik ketika aku salah, yaitu KAMU...mau tidak mau, Kaw harus "menerima" karena aku bagian dari ciptaan Mu....
La hawla walaquwwata illa billah....
aku juga terjebak dalam keindahan wajah dan sikap...
aku pikir aku bisa memahami prinsip seseorang dalam menjalani kepercayaanya dengan hanya melihat sikap, pemikiran dan aktivitasnya...
ternyata salah.....
inilah awal aku membuka kisah baru yang sangat tabu dalam hidupku...
hal yang kupikirkan tak kan terjadi dalam hidupku dan hanya akan menjadi teori belaka dalam sejarah hidupku...
tp,,,,sekrang semua telah menjadi realitas yang akan menjadi warna dalam hidupku..
aku gadis yang beranjak dewasa....
gadis lugu yang tak tahu akan kejamnya duniaku...
gadis yang tak mengerti siapa di samping kanan, kiri, depan, dan belakangku...
gadis polos yang hanya mengangguk ketika ditawari segenggam kasih sayang dan seteguk cinta dan cita dari para buaya jalanan yang berjubah "takwa" dan "iman"...
aku berteriak.....
hatiku melonglong, memberotak keputusan logikaku...
jiwaku menjerit menangisi kekalahannya pada nafsuku...
raut mukaku suram, asam, tak da sedikitpun kembang...
aku malu ketika ia berucap tak ada yang melihat kita....
aku malu pd DIA...
ia......dengan buasnya melahapku..
bodohnya aku, hanya diam..
tak menikmati juga tak menanggapi...
jelaslah klo suatu s't Tuhan menyalahkanku....
yp aku yakin....Tuhan tahu bagaimana posisiku waktu itu...
aku....wanita!!!!!
sekarang, aku mencoba tegas pada pilihanku.....
namun, aku pun tak mau menyakiti hati siapa pun apalagi mereka yang pernah membuatku tersenyum dalm ramai ataupun sepi...
sekrang, ku putuskan untuk hidup dalam naungan yang abadi...
naungan yang tak kan pernah ku rasakan kepanasan lg...
naungannya siapa lg klo bukan punya DIA sang Pemberi Naungan...
ntahlah, aku tak bersumpah!!!
pa mungkin setelah ini aku akan jd "santri"Mu...
namun aku pasti menjd budakMu sampai kpn pun Kaw mau,
klo dariku sie, Kaw pecat atau tidak, aku hanya punya satu tempat untuk berbalik ketika aku salah, yaitu KAMU...mau tidak mau, Kaw harus "menerima" karena aku bagian dari ciptaan Mu....
La hawla walaquwwata illa billah....
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)